Kamis, 27 Februari 2014

Aku Memilih Setia




Maafkan diriku memilih setia, walaupun ku tau cintamu lebih besar darinya . . .
“Sorry…” Agnisya Zerais Putri Kharisma


~~~
@XI IPA 3 (SMA Sanita Gold)
“Haii guys” Agni
“Haii agniii” sejumlah anak perempuan yang cantik jelita membalas sapaan gadis tomboy nan cantik dan manis itu.
“nni tumben lo datengnya rada siang ?” seorang gadis berambut sebahu ini pun mengajukan pertanyaan pertama.
“iya tumben biasanya juga lo datang paling pagi” Ify
“hehe, iya nih gue rada siang soalnya tadi gue nunggu jemputan dulu J” Agni
“jemputan? Biasanya juga lo dianter supir ni ?? hhayyoo lo dianter sama siapa kesini?” Ify
“guys jangan-jangan si agni punya gebetan nihhh cciiieeee” Shilla
“ccciiiieeeeee”
“hussst apasih kalian ?? jangan bikin gossip deehhh” Agni
“hmmm tapi beneran kan lo punya gebetan ??” Sivia
“hehe i…iyaa” Agni menjawab introgasian temannya
“tuuhhhkannn,, agni jadiannn, agni jadiiian..” Sivia loncat kegirangan
“lo jadian sama siapa nni? Anak mana ?? Kelas berapa?? Kapan?? Nd dimana??” Tanya Ify bertubi-tubi kepada Agni
“hmmmm, kemarin, pulang lat.cheers di taman dekat kompleks” Agni
“namanya ?”  Ify
“namanyyyyaaa……mmmmmmmm” Agni
“namanya siapa Agniiiiii ???” Tanya Shilla dan Ify geregetan
“wkwk, namanya iel” Agni
“ielll ???”Shilla, Ify, Sivia
“iya iel, Gabriell De Thiago” Agni
“ituuu,, itu anak basket kan ? anak kelas XI IPA 1?” Shilla
“Gaaa. Gabriell De Thiago ? anak kelas XI IPA 1? Anak unggulan itu ??” Ify
“aaaaaaaa… Agnoooyyyyyyy, gila luu keren bener bisa dapetin anak unggulan kelas 11 IPA 1, udah ganteng, cerdas, pinter, Ketua OSIS, tajir, jago main basket, jago fisika ama kimia. waaa Perfect banget tau tuh orangg !!!!” jelas Sivia dengan rinci
“apa sih vi?? Di dunia ini nggak ada yang perfect tau, yang perfect itu cuma Tuhan. “  Agni
“Iya iyyaa, eh tapi kok bisa sih ? certain dong ke kita-kitaa” Sivia
“ehh tapi si Agni sama Gabriel cucok tau. Si Gabriel kapten tim basket, si Agni kapten tim cheers. Si Gabriel cerdas, Agni juga cerdas. Si Gabriel  tajir Agni tajir juga. Cucok kan.” Shilla
“wkwk bner juga” Ify
“yaudah lah ya nni cerita aja dulu” Sivia
Lalu bel masuk pun berbunyii..
“ya nanti yya, udah masuk tuh. Kita kan ada jadwal nge-MOS hari ini ?” Agni
“yyahhh Agniii” Sivia.
“ssttt nanti aja yaudah sekarang kita ke kelas yang udah di tugasin sama bapak wakil kesiswaan” Agni
```
Pada kali ini Agni yang bergabung pada organisasi siswa intra sekolah atau yang biasa di kenal dengan OSIS ini pun,sangat gembira, karna ia bisa mendidik anak-anak kelas satu yang baru akan bergabung di SMA Sanita Gold tersebut.
Agni mendapat tugas di kelas X.2 (sepuluh.2). ia dengan timnya yaitu, Kiki, dan Angel pun masuk ke kelas tersebut dengan antusias.
“Selamat Paggiiii adikk – adiikk” sapa Kiki semangat
“Paggiii kak” jawab serentak anak –anak tersebut
“okey, sebelumnya ada baiknya kita berkenalan satu dengan yang lain. Kenapa kita memulai pertemuan dengan berkenalan ? karna kebanyakan orang mengatakan bahwa, tak kenal maka tak sayang” Kiki menjelaskan
“jadi intinya, kita harus ada baiknya kita saling mengenal satu sama lain agar ada rasa sayang satu dengan yang lain.. cciiiiaaattt” Angel
“Aduuhh kakanya lebay dehh, wkwk
Okeyy kalau begitu kita mulai, dari saya dulu ya. Nama saya Riky Samuel Putra saya biasa di sapa Kiki, saya berasal dari kelas XI IPA 2 .” Jelas Kiki
“Saya Anita Angella Quertta, yang biasa disapa Angel. Saya berasal dari kelas XI IPS 1” Angel
“Hii teman-teman nama saya Agnisya Zerais Putri Kharisma,saya biasa di sapa Agni. Saya berasal dari kelas XI IPA 3, thanks”Agni
“oke kalo begitu silahkan kalian memperkenalkan diri kalian masing-masing, mulai dari, kamu” Kiki menunujuk seorang anak Perempuan yang duduk tepat di dekat meja guru di kelas itu
“nama saya Agatha Angella Grazill saya biasa disapa Angel” jelas junior cantik ini menjelaskan namanya
“weew saya punya saingan nama, hehe.
oke next” Angel
“nama saya Titania Oikka Kurniasari saya biasa di sapa Oik”
“nama saya Adriansyah Chikozzy saya biasa di sapa Ozy.”
“nama saya Allintars Setya saya biasa di sapa Lintar”
“nama saya Bagastya Sebastian saya biasa disapa Bagas”
“nih yang ini gua kenal nih, adeknya Gabriel kan yak”Agni
“hehe iya kak,nama saya Fretz Arquetta De Zarrio saya biasa di sapa Rio”
“Ahh lo nni giliran yang ada sangkut pautnya sama iel aja. Lanjut” Kiki
“nama saya Cikita Chikka Chelsea saya biasa di sapa Chelsea”
“nama saya Cindai Ananta Glagio saya biasa di sapa Cindai”
. . . Perkenalan terus berlanjut sehingga sampai pada baris ke 3 di kelas itu . . .
“nama saya Obietto Zanny Valencio saya biasa di sapa obiet”
“nama saya Nucakka Rama Setya saya biasa di sapa Cakka”
“Nucakka? Nama yang tampan, setampan orangnya. eaaaa, wkwk” Agni
“aiiisshh, kak Agni inget ketua osis kakak” Kiki
“tau nih kaka Agni modus aja” Angel
“kan bercanda kaka” Agni
Dan perkenalan itu kembali berlanjut sampai di barisan akhir…
“oke disini kita seneng-seneng aja, jangan terlalu tegang karna sebenarnya senior sama junior itu sama aja.” Agni
“tapi kak Agni kita harus liat tempat yya, di kelas ini kita emang bisa fun tapi pada saat di lapangan nanti kalian nggak bisa santai. Kalian harus disiplin karna disekolah ini Kedisiplinan itu adalah hal nomer 1.” Jelas senior tampan yang satu ini.
“okee kaka” serempak anak-anak 1 kelas pun berteriak.
“oh iya kak Agni, kak Kiki. Kita Tanya nih sama adik-adiknya. Tugas pertama yang kita kasih ke mereka udah mereka buat belum ya?” Angel
“ohh iya hampir lupa. Gimana adik-adik? Tugas pertama yang kita kasih udah di buat belum??” Kiki
“sudah kak”
“dibawa nggak sekarang?” Agni
“dibawa kak.”
“emang tugasnya apa ?” Angel
“ *blablabla .”
?? kini Kiki, Agni, dan Angel pun bingung ingin mendengarkan yang mana karna hampir semua siswa di kelas itu berbicara.
“ stop stop, gini aja biar nggak ricuh, salah satu aja yang nyebutin. Yang tau dan mau nyebutin silahkan tunjuk tangan” Kiki
Kelas hening sejenak,. Dan tak lama.
“Saya deh kak” seorang anak laki-laki tampan mengacungkan tangannya.
“oke silahkan, siapa nama kamu?” Kiki
“nama saya Nucakka Rama Setya yang biasa di sapa Cakka.
  Tugas yang pertama kakak kasih kepada kami adalah membuat topi wisuda, membuat nametag dengan ukuran 50x30cm, membuat notes 50lembar, membawa aqua 1,5liter label diganti dengan karton sesuai kelas, membawa poster idola, membawa tanaman obat, dan membawa makanan dengan ketentuan tertentu” jelas Cakka
“okey, pintar sekali kamu. Kalau begitu silahkan keluarkan barang-barang yang tadi disebutkan beserta makanan-makanannya” Kiki
“untuk tanaman kalian bawa kedepan” Angel
            Dengan kalimat tadi para junior SMA favorit ini pun dengan sigap menampilkan barang-barang yang ditugaskan kepada mereka.
Lalu acara dilanjutkan dengan beberapa games, dan beberapa penjelasan dari guru mengenai sekolah SMA Sanita Gold ini.
```
Bel istirahat pun berbunyi. Setelah guru yang berada di kelas X.2 keluar, Cakka yang baru beradaptasi disekolah ini pun pergi ke kantin dengan teman SMPnya, Obiet. Ketika sedang berjalan menuju kantin tiba-tiba.
DEG !!!
“auu” seorang cewek meringis kesakitan karna secara tak sengaja Cakka menabrak tubuhnya keras.
“ahh sorry kak” dengan sigap Cakka menangkap senior yang hampir terjatuh karna tubuhnya itu.
Mata mereka bertemu.
“mata yang indah” ucap Cakka pelan.
Senior manis itu langsung berdiri dan merapikan seragamnya. Sontak Cakka pun membantunya berdiri lalu melepaskan tangannya dari tubuh sang senior.
“maaf kak Agni sa, saya nggak sengaja.” Kata maaf lah yang kembali Cakka keluarkan dari mulutnya
“iya nggak apa-apa, lain kali hati-hati. Kamu nuu,, nu ?” Agni mencoba mengingat nama adik kelasnya itu
“Nucakka Rama Setya alias Cakka kak” Cakka
“nah iyya, Cakka. Anak X.2 itu kan ?” Agni
“I,, iya kak. ” Cakka pun salting dibuatnya
“hmm yaudah kakak duluan ya, masih ada perlu ” Agni
“hmm iya kak, sekali lagi maaf ya kak”
“iya
Agni pun pergi menjauh.
“woyy kka !!” suara lantang seorang anak laki-laki mengagetkan Cakka yang sedari tadi terbengong-bengong akan senior manis itu.
“ehh iya bit, kenapa ? hehe” Cakka
“lo suka ya sama kak Agni ?” Obiet
“aah nggak, sok tau lo” Cakka
“yye sok tau gimana ? orang keliatan dari mata lo. Lo nggak bisa boong kka dari gua,. Lo lupa ya, gua bisa baca raut mata orang” Obiet
“hft, iya iyya obiet. Dah yuk kita lanjut ke kantin.” Cakka menarik obiet dengan rangkulannya.
“wey lucu, sakit nih leher gua” Obiet
“udah ahh buruan, haus cooy” Cakka
~~~
Keesokkan Harinya Pukul 06.15 WIB.
Peserta MOS dan para panitia MOPDB SMA Sanita Gold telah bersiap di lapangan karan mereka akan menjalani kegiatan Baris-berbaris.
Mereka para peserta didik baru di SMA ini pun mulai di latih untuk disiplin dan tidak menyia-nyiakan waktu begitu saja.
Kiki     :”dek kalian tau nggak jadwal kita pagi ini apa ?”
Murid X.2 :”tau kak”
Agni    :”dek biasain kalau ditanya sama kakaknya tuh,jawabnya pake siap.”
Angel :” contohnya gmana kaka”
Agni    :”contohnya gini” Agni menyuruh kiki untuk mengulang pertanyaannya tadi yang di tanyakan kepada murid kelas X.2
Kiki     :”dek kalian tau nggak jadwal kita pagi ini apa ?”
Agni    :”siap, tau kak. Atau siap tidak kak”
Angel :”ngerti nggak dek ?”
Murid X.2 :” siap, ngerti kak”
Angel :”good”
Kiki     :”jadwal kita pagi ini apa dek ?”
Murid X.2 :”siap,kegiatan  beris berbaris kak.”
 Agni   :”kegiatan baris berbaris? Apaan tuh dek?”
Kiki     :”itu loh kak yang kata kerjaannya baris-baris nggak jelas.”
Agni    :”haha,yang kata beberapa menit udah ada yang capek itu ya ?wks”
Angel :”iya kak si ayam negeri”
Kiki     :”jawab dek diem aja”
Agni    :”tau nih, kita ngomong sama kalian dek !! bukan sama toak rusak !!”
Angel :”haha, kakanya gila ya, masa toak rusak dia ajak ngobrol, wkwk”
Murid X.2 :”hahaha”
Kiki     :”adenya ketawa iyyaaa?? Tadi kemana aja ?”
Agni    :”dek emang ada ketawa di dalam barisan ? hah? Emang ada?”
Angel :”jawab dek !!”
“kak Agni biar kata kayak gimana juga tetep aja cantik, lagi tegas kayak gini aja masih keliatan cantiknya” Cakka membatin.
Agni berjalan mendekati barisan dan kini ia sudah berada di samping Cakka.
Agni    :”nggak ada yang jawab? Cakka !! gua mau nanya sama lo, emang ada ketawa dalam barisan ?hah?”
Kini Cakka diam terpaku, dia sudah tau jawabannya, tapi ntah mengapa. Ia tidak dapat mengeluarkan sedikit pun perkataan yang sudah ia fikirkan.
Agni    :”Hello Nucakka Rama Setya, gue nanya sama lo !! emang ada ketawa di dalam barisan?” Kini akhirnya, iya dapat mengeluarkan satu-dua perkataan dari mulutnya.
Cakka :”siap tidak kak.”
Angel :”gitu kek dari tadi”
Kiki    :”kak, dah lanjut aja, biar anak paskibra yang urus”
            Kini kuasa telah berpindah ketangan para senior paskibra.
~~~

Hari demi hari dan 2 bulan pun berlalu MOPDB pun usai dilaksanakan. Para junior pun mulai bisa beradaptasi dengan lingkungan sekolahnya. Agni dan Gabriel yang sudah menjadi idola di sekolah mereka kini pun bertambah fansnya, bukan karna semata-mata mereka adalah anggota OSIS tetapi karna mereka juga adalah orang yang cerdas dan selalu berprestasi baik akademik maupun non akademik.
Cakka cowok keren dari kelas X.2 ini pun juga menjadi idola di kalangan senior-seniornya.
            Cakka yang kini bergabung di tim Basket SMA Sanita Gold dan juga bergabung dalam genk terkenal yang sekarang berganti nama menjadi GRACKO(Gabriel, Rio, Alvin, Cakka, Kiki, Obiet) ini pun. Menjadi benar-benar istimewa di kalangan murid satu sekolahnya.
            Pada  satu saat dimana akan ada event penting yaitu lomba Basket nd Cheers se-DKI Jakarta. Gabriel sebagai Kapten tim Basket dan Agni sebagai kapten tim Cheers pun memperketat waktu latihan mereka.
            Kesempatan ini pun dimanfaatkan Cakka untuk memperhatikan senior kesayangannya itu.
```
@Lap. SMA Sanita Gold 15.30 WIB
Tim Cheers nd tim Basket pun mulai berlatih. Terlihat Agni, Shilla, Ify, Sivia, Angel senior, Angel junior, Chelsea, Cindai, dll di Tim Cheers. Dan terlihat pula Gabriel, Cakka, Alvin, Rio, Kiki, Bagas, Difa, Ozy, Obiet, dll di Tim Basket.
Tanpa Agni sadari, ia tak hanya di perhatikan oleh Gabriel sang kekasih hati, tetapi juga oleh Cakka. Cakka yang memang menjadi fans rahasia Agni ternyata belum mengetahui kalau ternyata sang pujaan hati telah memiliki kekasih, yaitu teman se-genknya sendiri.
``
            Semakin sore, dan semakin sore bahkan menjelang malam. Kini waktu menunjukkan pukul 17.25 WIB. Akhirnya kedua tim pun memilih untuk pulang dan beristirahat kembali di rumahnya.
“Gua rasa saat ini gua bisa mengambil kesempatan untuk lebih dekat dengan kak Agni.” Cakka
Tapi,,.
“Haiii cantik.” Gabriel
Ya, Gabriel lebih cepat menghampiri Agni dengan motor fulsarnya, ketimbang teman se-genknya.
“Hai ” balas Agni dengan senyuman khasnya
“Pulang yuukk “ Gabriel
“Ayyoo  
  Guyys gua duluan yya, byee” Agni
“byee Agni !!” dengan kompak teman-teman cheersnya pun membalas
Agni menaiki fulsar milik Gabriel.
“guys cabut” perintah Gabriel kepada teman satu genknya.
“oke” sahut yang lain, terkecuali Cakka.
Cakka yang masih shock dengan itu pun dikagetkan oleh Obiet.
“Cakk kenapa lo? sakit” Obiet
“ahh, nggak bit. Yaudah yuk balik” Cakka
“oke” Obiet
~~~
            Kini Cakka tiba di rumahnya, rumah yang megah.
@kamar Cakka
“hfft kak Agni kok deket banget ya sama Gabriel ? ada hubungan apa sih mereka sebenernya? Hmm”
Cakka yang masih heran akan fenomena yang ia lihat, tentang kedekatan Gabriel dengan Agni pun terus berada dalam kebingungannya.

Drrt drrt
Handphone Cakka bergetar.
“1 new message”
“SMS ? sapa sih ganggu aja” Cakka
Lalu dengan keterpaksaan Cakka membuka sms tersebut
“from : 08969xxxxxx
            Kka ini gua kak Agni XI IPA 3, lo lagi sibuk nggak ?”
“whhaat ?? kak Agni sms gue? Staga? Mimpi apa gua kemaren di sms sama kak Agni”  Cakka dengan sesegera mungkin membalas sms yang ternyata dari seorang Agni.
“to      : 08969xxxxxx
hmm, nggak sibuk kok kak. Ada apa ya kak ?” Cakka
 ||
“from : 08969xxxxxx
            Gini tolong kasih tau ketua kelas lu,besok  kumpul di lapangan sekitar jam 09.25 (istirahat pertama)”
||
“to      : 08969xxxxxx
            Ohh oke kak, emang mau ngapain kak?”
||
“from : 08969xxxxxx
            Kepo dech, udah pokoknya besok suruh ngumpul di lapangan.”
||
“to      : 08969xxxxxx
            Okidiw kak”
Kini mereka telah menyudahi sms. Cakka yang tadinya merasa BT,kini menjadi sangat senang karna baru saja ia di sms oleh sang pujaan hati.
Cakka :”Ahhhaaaaiii dah, dapet nomernya kak agni, tanpa harus bingung – bingung nyari nd bikin alesan”
Laluu..
“Caaaaakkkkkkaaaaa !!!” kini terdengar panggilan dari arah lt. bawah rumahnya
“ahilah, nggak tau orang lagi seneng apa ya,!” dumelnya dari dalam kamar.
``` keesokkan harinya ```
@Parkiran
Ya parkiran adalah salah satu tongkrongan genk GRACKO di pagi hari apabila mereka belum lengkap.
Kiki     :”hmm si Gabriel kebiasaan nih, kesiangan mulu.”
Cakka :”tau tuhh”
Lalu selang beberapa  menit kemudian, iel pun tiba di parkiran sekolahnya.
Lagi-lagi Cakka merasa aneh terhadap kedekatan iel dan agni, yang kali ini mereka datang secara bersamaan dengan keadaan berboncengan.
Kiki     :”nnah akhirnya lo dateng juga iel.”
Alvin   :”tau lu, lama bgt.”
Gabriel :”wkwk maap ye macet bro” sambil memutar-mutar kunci motornya yang kini sedang berada di jari telunjuknya.
Alvin   :”ciiiaat, nempel terruus dong.”
Agni    :”apaan sih lo vin ?
               Aku ke kelas duluan ya
Gabriel :”iya , kalau nanti ada kaka kelas yang iseng sama kamu lapor aja sama aku ya.” Sembari mengelus lembut puncak kepala agni
Agni    :”siap boss. Bye”
GRACKO :”byeeee”
            . Cakka berada dalam keadaan yang membuatnya bingung
```
            Semenjak Cakka mengetahui nomor hp Agni, Cakka tidak pernah Absen untuk menghubungi Agni. Rasa yang sudah tumbuh di dalam benak Cakka kini semakin meningkat. Segala barang favorit Agni di berikan oleh Cakka tanpa sepengetahuan Gabriel dan Agni.
‘’2bulan kemudian``
            Kini event yang di tunggu-tunggu oleh tim basket dan tim cheers pun tiba. Tim Cheers menampilkan formasi-formasi yang menantang dan sempurna. Tak kalah dengan tim basket mereka juga menampilkan trik yang menarik sehingga tidak mudah untuk di tebak oleh lawan.
*** 2 jam kemudian ***
            Perjuangan yang kedua tim itu lakukan tidak sia-sia. Betapa hebatnya mereka. Mereka menjadi tim terfavorit sekaligus tim dengan skor terbaik. Mereka memenangkan 3 piala untuk tim Cheers, dan 2 piala untuk tim basket. Sungguh indah hari mereka pada saat itu. Lawan yang mereka anggap hebat ternyata dapat mereka kalahkan dengan skor yang fantastic.
Gabriel          :”gila nggak nyangka gua, ternyata kita bisa hebat kayak gini”
Alvin             :”hahai, dan dadakan jadi artis coy.”
Rio                 :”jadi artis gimana maksud lo?”
Alvin               :” ya jadi artis, lo gak liat tadi kita di teriakkin cewek-cewek cantik? Padahal kita nggak kenal mereka, dan kita nggak satu sekolah sama mereka”
Rio                  :”kak Sivia ..”
            Sivia yang kini berada di belakang Alvin memberikan kode kepada Rio agar Rio tidak segera memberi tau Alvin kalau dirinya kini telah berada di belakang Alvin.
Alvin               :”Sivia? Sivia mah kalah cantik sama yang tadi neriakkin kita. bodynya aja …”  perkataan Alvin terhenti ketika melihat Agni, Ify dan yang lain datang menghampiri Alvin dan yang lainnya.
“Ada Agni,Ify, Shilla, Chelsea, Angel 1, Angel 2,dll. Lah ini kan anak-anak cheers? Berarti Sivia ??” Alvin membatin kini dengan perlahan ia menoleh kearah belakang.

^^^^^ JENG JEEEEENNNGG ^^^^^

Alvin mendapat kan sesosok cewek cantik dengan rambut sebahu, dan dengan tangan bersilang di dada.
Alvin               :”ehh ada sivia cantik. Udah dari kapan kamu di situ vi ?”
            Ya, Sivia yang memang sudah menjalin hubungan dengan Alvin selama 4bulan. Cukup sabar menghadapi Alvin yang memang seorang Playboy ini.
Sivia               :”menurut kamu dari kapan ?”
Alvin               :”da, dari , dari tadi
Sivia               :”nah itu tau, io, ki, iel nd yang lain. Tadi si Alvin ngomong apa aja ???”
Alvin               :”aku nggak ngomong apa-apa kok, iya kan?”
            Alvin terus memberi isyarat kepada teman-temannya agar tidak memberi tahukan kepada sivia apa yang telah iya katakan tadi. Tetapi tetap saja karna memang teman-temannya ini bersifat jahil, dan senang membuat candaan yang bersifat membongkar.
Rio                  :”Itu tuh kak via, katanya dia itu seneng banget pas tadi di teriakkin sama cewek-cewek dari sekolah lain yang katanya cantik – cantik. Dan katanya juga kaka kalah cantik dari cewek-cewek yang tadi
Sivia               :”ohh yaa ??”
Alvin               :”Apa sih Rio. Nggak kok vi, beneran deh.?”
Sivia               :”masa sih ???”
Alvin               :”iiyyya”
Sivia               :”bener?”
Alvin               :”bener”
GRACKO (terkecuali Alvin)          : “boong tuhhh boong”
Alvin               :”eeelllaaahhh, apaan sih. Beneran sayang cius deh..”
Rio                  :”boong kak, kakak tadi denger sendiri kan ?? kalo kak Alvin bilang, kalo cewek-cewek yang tadi neriakkin anak basket kita, lebih cantik dari kak via?”
Alvin               :”Rio apaan sih?? iel bilangin tuh adek lo, rese banget.”
Gabriel          :” tapi emang kenyataannya gitu kan ?? wkwk”
Sivia hanya menatap Alvin dengan tajam..
Alvin               :”Vi,,? Yaudahlah terserah kamu aja ” Kini Alvin pun benar-benar menyerah.
“hahahahahhaahhahaha” serentak mereka pun tertawa terkecuali Alvin.
Sivia               :”Alvin-alvin, aku udah tau sifat kamu yang narsis, and playboy itu. Jadi aku ya biasa aja.”
Alvin               :”bener kamu nggak marah ?”
Sivia               :”iyaa. Tapi aku nggak akan segan-segan buat bunuh kamu kalo kamu punya pacar selain aku !!!”
Alvin               :”bujung? Serem amat. Iya Sivia Sayyyaaang.”
Gabriel,dll     :”hahaha”
Rio                  :”Alvin, alvinn. Yang sabar ya,wkwk”
Alvin               :”Awas lo yee”
Agni                :”yaudahlah yaaa, mending kita pulang, udah lumayan sore juga nih..”
Alvin               :”ide baguuuusss, tapi makan-makan dulu yyaaa. Laper
Sivia               :”ahh kamu mah kapan aja laper Vinn”
Alvin               :”ya tapi kan gak terus-terusan laper juga kali viaa cantikk”
Gabriel          :”eh guyyss tapi gua gak bisa ikut nihhh, gua mau nganter nyokap ke bandung”
Agni                :”yyahhh iel, nggak bisa ntar’an aja nganternya??”
Gabriel          :”nggak cantik, maaf yaa.”
Gabriel mengelus puncak kepala Agni dengan lembut
Ify                   :”Rio ikut?”
Rio                  :”nggak kok tenang aja”
Gabriel            :”iya Rio nggak ikut, soalnya sekarang emang jatah gua nganter nyokap gua ke bandung”
Agni                :”terus nanti aku pulang sama siapa ?”
Kini Gabriel mulai bingung, karna hampir tiap temannya membonceng pasangannya terkecuali …………… 

Cakka. (?)

Cakka             :”Sama gua aja kak”
Gabriel          :”nnah, iya sama Cakka dulu aja ya, untuk sekarang doang kok nni
   ehh tapi nggak ngerepotin kan kka?”
Cakka             :”nggak kok iel tenang aja
Gabriel          :”nah, gimana nni nggak apa-apa kan ?”
Agni                :”iya dehh. Tapi kamu anterin aku dulu ya ke mallnya. Please”
Gabriel          :”iyya”
Rio                  :”yaudah yukk cuuusss”
Genk GRACKO beserta Genk SISAZ{Sivia,Ify,Shilla,Agni,Zahra} pun pergi ketempat yang mereka maksudkan.
`` ``
Mereka telah sampai di tempat yang mereka tuju..
Sungguh hari yang sangat menyenangkan bagi Cakka, karna pada kesempatan kali ini ia dapat berduaan dengan Agni, senior yang sudah disenanginya sedari awal ia menginjak SMA ini.
“giilaa, gua harus memanfaatkan hari ini dengan baik. kapan lagi gua bisa berduaan sama kak Agni” cakka  membatin.
            Seusai makan-makan kini tiba bagi mereka untuk pulang.
Cakka mengantar Agni pulang.
@depan rumah Agni
Agni    :”nah disini rumah gua. Mau mampir kka ?”
Cakka :”hmm nggak deh kak makasih”
Agni    :”ohh yaudah gua masuk dulu ya.”
Cakka :”ehh kak Agni tunggu sebentar, ada yang harus diomongin sama kaka”
Agni    :” diomongin ? masalah apa ?”
Cakka :” mmmmm itu kak, mmmm” Cakka gugup sangat gugup.
Agni    :”itu apa sih kka ?”
Cakka :”mmmm”
“gila, nih mulut susah banget buat ngeluarin kata-kata yang gitu doang” Cakka membatin kesal.
Agni    :”hello Cakka kok malah bengong sih ??”
Cakka :” ehh iya kak, anu...”
Agni masih setia setia menunggu suatu kata yang akan Cakka lontarkan.
Cakka :”mmm, gini kak.. aku…… aku….”
“parah keringet dingin segala lagi gue. Ya Tuhan,kenapa sih nihh.”
Cakka :”Aku,, aku suka sama kak Agni, kakak mau nggak jadi pacar Cakka?”
Mata Agni membelalak,.  Kaget ? pasti.
Agni    :”gue ?? lo gak waras apa ya?” agni memegang kening Cakka.
Agni    :”standar kok,”
Cakka meraih tangan Agni dan menggenggamnya erat.
Cakka :”Aku serius kak.. Aku suka sama kaka dari aku pertama kali di mos sama kaka dan yang lain.”
Agni melepas genggaman Cakka dengan perlahan.
Agni    :”sorry gua gak bisa”
Cakka kaget tercampur bingung tercampur kecewa..
Cakka : “Whyy kak ?”
Agni    :”soalnyaa… soalnnyaaa”
Cakka :”???” Cakka terus menanti jawaban dari Agni.
Agni    :” ya aku gak bisa. Akuuu.. akuu… aku sudah dimiliki oleh seseorang. “
Cakka :” siapa kak ??”
Kini Agni tak menjawab pertanyaan Cakka… Cakka terus dilanda kebingungan..
Dan kini arah fikiran cakka berada pada satu nama “ GABRIEL “…
Cakka :” kak siapa kaaaakkk????”
Agni    :” Gabb… gabbb… Gabrieel” Agni tertunduk,air matanya menetes??
Heii air matanya mengalir tiba-tiba.
“gue nangis?? Nggak nggak mungkin gua nangis?? Gua gak ada perasaan sama Cakka” batin Agni berkata.
Cakka :” Gab, Gabriel?? Jadi kak Agni beneran pacarnya kak Gabriel?”
Agni    :” Sor,,sorry. Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta, mungkin engkau adalah salah satunya. Namun  engkau datang disaat yang tidak tepat. Cintaku t’lah dimiliki.. Hikss” yaa, Agni terisak lagi.
Cakka :” Aku ingin kau merasa kamu mengerti aku mengerti kamu, aku ingin kau sadari, cintamu bukanlah diaaaa… aku itu sayang banget sama kakak, tolong kak ngertiin perasaan akuuu.”
Agni    :” aku juga sayang sama kamu kka, tapi inilah akhirnya harus ku akhiri, sebelum cintamu semakin dalam. Maafkan diriku memilih setia walaupun ku tau cintamu lebih besar darinya… kamu juga harus ngertiin posisi aku.Agni tertunduk.
Cakka pun memalingkan wajahnya setelah lama menatap kakak kesayangannya itu..
Cakka :”Baiklahh, aku… aku terima keputusan kakak. Maaf kak, aku terlalu egois aku hanya memikirkan perasaanku sendiri. Sekali lagi aku minta maaf kak.. aku pamit..” Cakka memalingkan wajahnya kembali menatap agni, mengangkat dagu agni sehingga agni menatap mata cakka yang cukup teduh.. perlahan Cakka mengecup puncak kepala Agni, setelah itu dia pergi…

“Maafin Agni kka… maafin Agnii.. Agni nggak bisa kalo harus duain kamu dengan Gabriel” Ucapnya

^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^ THE END ^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^^

Tidak ada komentar: